[Hai'ah Kibar Ulama] Jangan Mempersempit Makna Salafiyah
al-Fikrah LINK ASAL VIDEO KULIAH DISINI:
http://www.facebook.com/video/video.php?v=10150217055901618

Jangan Mempersempit Makna Salafiyah

Oleh : Fadhilah As-Syekh DR.Abdulloh Al-Muthlaq (anggota haiah kibar ulama)

Dalam sebuah rekaman muhadhorah di kota Hail pada hari Rabu 19-Sya’ban-1424 H yang bertemakan “Al-Fitan Asbabuha wa ‘ilajuha” .

Syekh DR.Abdullah Al-Muthlaq menjelaskan sebagai berikut :

“Wahai saudaraku-saudaraku yang tercinta…mereka itu adalah orang-orang yang mempersempit makna salafiyah.

Mereka adalah orang -orang yang mengambil bagian persangkaan, orang-orang yang tidak menerima taubat, orang-orang yang memperbincangkan manusia dan tidak mau menyebarkan kebaikan. Merekalah orang-orang yang lebih banyak memberikan mudhorat kepada salafiyah daripada kebaikan yang mereka berikan kepadanya.

Sesungguhnya jika anda melihat pada para ulama Saudi maka berapakah jumlah mereka? (cukup banyak!!!) sementara orang-orang itu hanya menginginkan tiga atau empat ulama saja, sementara yang lain “bukan termasuk salaf”?!!

Ini adalah musibah besar. Sesungguhnya jika anda meliahat kepada ulama di dunia Islam saat ini, anda akan mendapati bahwa pada diri mereka terdapat kesalahan-kesalahan. Jika melihat kepada para ulama umat ini yang memberikan pelayanan pada agama semisal Ibnu Hajar, An-Nawawi, Ibnu Qudamah penulis kitab al-Mughni dan kitab-kitab bermanfaat lain, Ibnu Uqail, dan Ibnul Jauzi maka anda akan mendapatkan bahwa mereka memiliki karya-karya yang bisa mengeluarkan mereka dari salafiyah, karena terdapat beberapa kritikan di sana.

Orang-orang yang menyempitkan makna salafiyah tersebut telah berbuat buruk pada umat ini. Oleh karena itu , lihat kepada Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahulloh, dan Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahulloh, bagaimana keduanya bermuamalah dengan manusia. Bagaimana keduanya memperindah akhlak-akhlak mereka, bagaimana kedunya menerima para thalabul ‘ilmi (penuntut ilmu), bagaimana keduanya menghormati para ulama? Apakah manhaj seperti ini ada pada mereka (orang-orang yang mempersempit makna salafiyah itu)? Tidak.

Mereka tidak ridho kecuali dari sejumlah kecil yang terbatas dengan hitungan jari jemari dari para thalabul ‘ilmi, yang menyibukkan diri dengan memakan daging para ulama dalam majelis-majelis mereka. Dan kadang memaksakan ucapan-ucapan mereka kepada apa yang tidak terkandung di dalamnya, bahkan kadang mereka berdusta atas nama mereka. Tidak ada dalam kamus mereka kata taubat. Mereka tidak menerima seorangpun untuk kembali. Mereka mempersempit agama ini. Mereka bergembira dengan keluarnya manusia darinya, dan tidak bergembira dengan menerima udzur manusia dan masuknya mereka kedalamnya.

Ini adalah sebuah musibah wahai saudaraku. Lihatlah wahai ikhwah fillah kepada kelembutan akhlak Syaikh Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahulloh dan Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahulloh, bagaimana mereka memberikan fatwa kepada seluruh generasi dunia islam sekalipun mereka berbeda-beda, di Eropa, Amerika, Afrika, Jepang, Indonesia dan Australia. Siapa yang ridho dengan keputusan mereka? Siapa yang ridho? Anda akan mendapati mereka menerima ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahulloh, dan Muhammad Ibnu ‘Utsaimin rahimahulloh dan fulan dan fulan. Akan tetapi apakah mereka (orang-orang itu) meridhoi masyayikh mereka? Tidak demi Alloh, mereka tidak meridhoinya. Mereka tidak akan menerimanya.

Sesungguhya titan mereka – mudah-mudahan Alloh Subhanahu wata’ala memberikan taufiq kepada mereka dan memberikan hidayah kepada mereka – adalah mempersempit makna salafiyah dan membuat orang lari dari salafiyah. Mereka menjadikan salafiyah sebagai sebuah makna sempit lagi terbatas. Kebanyakan perbuatan mereka adalah mengkafirkan manusia, menfasikkan manusia, mengumpulkan kesalahan-kesalahan mereka,merusak nama baik manusia, serta mencoreng kehormatan mereka.” (AR)

http://www.alinshof.com/2009/12/jangan-mempersempit-makna-salafiyah.html
(2016 reads)
Toggle Content Related Links
 More about al-Fikrah

Most read story about al-Fikrah:
Kompilasi Rujukan Isu Wahabi

Toggle Content Article Rating
Average Score: 0
Votes: 0
Please take a second and vote for this article:

Excellent
Very Good
Good
Regular
Bad


Toggle Content Options

 Printer Friendly Page  Printer Friendly Page

 Send to a Friend  Send to a Friend


Toggle Content Hadith Today
Sesiapa di kalangan kamu yang melihat kemungkaran maka hendaklah dia ubah dengan tangannya, sekiranya tidak mampu maka dengan lidahnya, sekiranya tidak mampu maka dengan hatinya. Itu adalah selemah-lemah iman.

-- HR. Muslim

Toggle Content Pautan Pilihan




Toggle Content Main Menu
 Home Community Members options Forums Search Web Affiliates

Toggle Content Top 10 Download
  1: Tafsir Ibnu Katsir Juz 1
  2: Shahih Sunan Ibnu Majah, Jilid 3
  3: Quran Flash (Tajweed)
  4: Hadith E-Book
  5: Al-Bidayah wa Nihayah, Masa Khulafaur Rasyidin
  6: Tafsir Ibnu Katsir Juz 2
  7: Tafsir Ibnu Katsir Juz 4
  8: Tafsir Ibnu Katsir Juz 3
  9: Quran Explorer
  10: Al-Raheeq al-Makhtum

Toggle Content User Info

Welcome Anonymous

Nickname
Password

Membership:
Latest: krolnaim
New Today: 0
New Yesterday: 0
Overall: 6806

People Online:
Members: 0
Visitors: 56
Bots: 0
Total: 56
Who Is Where:

Staff Online:

No staff members are online!

Toggle Content Top Posters
   thtl 
 Posts: 
 45516 

   FATHI 
 Posts: 
 14197 

   NAZ 
 Posts: 
 12875 

   Ibn_Firdaus 
 Posts: 
 11753 

   mustaqill 
 Posts: 
 11488 

   abu_usamah 
 Posts: 
 9944 


   kayrollz 
 Posts: 
 7919 

   mfauzy 
 Posts: 
 7045 

   Muhammady7 
 Posts: 
 6957 

   AqilHaq 
 Posts: 
 6825 

   Abu_Imran 
 Posts: 
 6735 

   Mohd.Ikram 
 Posts: 
 6613 

   Athma_Godam 
 Posts: 
 6591 

   ummimq 
 Posts: 
 5902 

   abuQays 
 Posts: 
 5779 

   Abuputri2 
 Posts: 
 5724 

   cikgurahim 
 Posts: 
 5033 

   abulwafaa 
 Posts: 
 4962 


   abdullah_ameen 
 Posts: 
 4444 

   abuirfan 
 Posts: 
 4409 

   iman_taqwa 
 Posts: 
 4391 

   alak 
 Posts: 
 4351 

   Yusof 
 Posts: 
 4213 



The logos and trademarks used on this site are the property of their respective owners
We are not responsible for comments posted by our users, as they are the property of the poster