Community Forums
Muhasabah
Diskusi Umum tentang motivasi dan kaunseling.
Go to page 1, 2, 3, 4  Next
Post new topic   Reply to topic   Printer Friendly Page     Forum IndexKaunseling Islam
View previous topic :: View next topic  
Author Message
Igun
Ilmuwan



Joined: Jan 24, 2010
Posts: 984

PostPost subject: Muhasabah
Posted: Mon May 10, 2010 3:47 am
Reply with quote

Bismillah

Sesuai dengan tajuk thread, maka thread ini ana buka bagi kita untuk saling muhasabah (koreksi diri). Bagi sahabat2 tercinta yang ingin berkongsi tulisan maupun kisah seputar tazkiyatun nufs (penyucian hati), akhlak, adab, nasihat dll, silakan kongsikan di sini.
Di sini kita bersama-sama muhasabah diri. Merenungi setiap tindakan yang telah kita lakukan apakah semakin menambah ketakwaan kita kepada Allah, ataukah sebaliknya semakin memperjauh jarak kita dengan-Nya.

Khusus tulisan dari ana, ana ingatkan bahwa bukan berarti ana lebih alim dibanding dengan sahabat-sahabat yang lain. Justeru tujuan ana buka thread ini kerana ana merasa seorang yang lemah dan memerlukan nasihat dari para rakan-rakan sekalian. Dan tulisan dari ana, khas nya ana tujukan pertama-tama untuk diri ana peribadi.

Semoga Allah merahmati Imam Ibnul Jauzi (wafat 597 H) yang dalam kitabnya “Shifatush Shofwah” menukil perkataan Umar bin Khattab (r.a) yang berkata :
“Hisablah diri kalian sebelum nanti di akhirat kalian dihisab. Dan timbanglah amalan kalian sebelum nanti di akhirat kalian ditimbang. Hendaklah kalian menghisab diri kalian pada saat masih hidup, kerana hal itu akan meringankan pada hari perhitungan kelak di akhirat”.

Wallahul Musta’an
Back to top
View user's profile Visit poster's website
Igun
Ilmuwan



Joined: Jan 24, 2010
Posts: 984

PostPost subject: Re: Muhasabah
Posted: Mon May 10, 2010 3:50 am
Reply with quote

MELAWAN HAWA NAFSU


Melawan keinginan diri sendiri kekadang lebih berat daripada melawan godaan dari luar. Yang ana maksudkan adalah melawan hawa nafsu. Dan umumnya hawa nafsu selalu mengajak kepada kebatilan dan kejahatan. Mengajak kepada perbuatan dosa dan maksiat. Sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surah Yusuf ayat 53 : “…kerana sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan”.

Perumpamaan orang yang lebih mencintai hawa nafsu adalah seperti perkataan penyair dalam kitab “Adab ad-Dunya wa ad-Dien” karangan Imam al-Mawardi :
Pada awalnya cinta bersemi dalam bentuk canda ria
Lalu cinta pun tumbuh sehingga bertambah keinginannya
Siapa saja yang jatuh cinta walaupun memiliki kedudukan setinggi raja
Maka dia akan tunduk kepada yang dicintainya


Jika hawa nafsu sudah berkuasa dalam diri manusia, maka jadilah akal sebagai hamba dan hawa nafsu menjadi raja. Seorang hamba akan selalu tunduk pada perkataan sang raja. Dan setiap bertambahnya kepatuhan dari hamba akan membuat raja semakin sombong dan semena-mena. Sebagaimana perkataan penyair dalam kitab “Liwanul Al-Ma’i Syarah Diwan Imam Ar-Rafi’i ” :
Orang yang memberikan hawa nafsu apa saja yang disenanginya
Seperti orang yang melempar kayu kering ke dalam api yang menyala


Ubat mengatasi hawa nafsu adalah dengan selalu menanamkan keyakinan bahwa semua bentuk perbuatan kita diawasi oleh Allah Ta’ala. Dzat yang tidak pernah lalai mengawasi hamba-Nya. Alangkah celaka orang yang merasa bebas dari pengawasan Allah, lalu berbuat mengikuti hawa nafsunya. Sungguh, itu adalah anggapan yang sesat dan batil pula.

Dan ubat lainnya adalah dengan selalu memikirkan akibat yang ditimbulkan kerana mengikuti hawa nafsu. Imam Ibnul Jauzi dalam kitabnya “Shaidul Khatir” berkata :
“Keutamaan akal terletak pada kemampuannya memikirkan akibat. Hanya orang yang kurang akal saja yang berbuat sesuatu tanpa memikirkan akibat yang ada di depannya. Seperti seorang pencuri hanya memikirkan bagaimana seronoknya mengambil harta tanpa sepengetahuan pemiliknya, namun ia lupa dengan hukuman potong tangan sebagai balasan akibat perbuatannya”.

Beliau juga berkata : “Aku mengingatkan, bahwa maksiatlah yang menyebabkan seseorang dimasukkan ke dalam api neraka. Kemaksiatan memang memberikan kenikmatan di dunia, padahal sebenarnya kemaksiatan hanyalah tipu daya dan tidak ada gunanya. Sungguh menghairankan bagaimana mungkin seseorang yang waras akan menuruti hawa nafsunya dan lebih senang dengan neraka jahannam nantinya?”

Akhirnya, cukuplah syair dari Sufyan Ats-Tsauri sebagaimana dinukil dalam kitab “Raudhatul Muhibbin” sebagai penutup :
Akan sirna kenikmatan dari orang yang mencapainya dengan cara haram
Tinggallah yang tersisa dosa dan kehinaan
Akhir yang buruk pasti ada menanti dihadapan
Tiada kebaikan pada kenikmatan yang diakhiri siksaan
Back to top
View user's profile Visit poster's website
ummimq
Moderator



Joined: Jun 26, 2008
Posts: 5902

PostPost subject: Re: Muhasabah
Posted: Mon May 10, 2010 10:05 am
Reply with quote

Muhasabahlah diri sekurang-kurangnya sekali sebelum tidur dalam sehari - fikir-fikirkan apa yang telah dilakukan dalam sehari sama ada membawa ke arah taqwa ataupun lebih pada kelalaian. Seeloknya muhasabah berkali-kali dalam sehari insyaAllah tidak mudah tertipu dengan bisikan syaiton laknatullah.

WA
Back to top
View user's profile
Igun
Ilmuwan



Joined: Jan 24, 2010
Posts: 984

PostPost subject: Re: Muhasabah
Posted: Mon May 10, 2010 2:07 pm
Reply with quote

Benar sekali apa kata ummi. Para generasi soleh terdahulu (salafus sholeh) juga senantiasa bermuhasabah setiap hari. Buah dari muhasabah membuat mereka dapat mengetahui dari mana sebab datangnya musibah yang menimpa dirinya. Dan musibah yang paling buruk adalah musibah yang menimpa agama seseorang yakni dipalingkannya hati dari keinginan untuk berbuat kebajikan.

Sebagaimana Al Hasan pernah berkata : “Sesungguhnya seseorang melakukan suatu dosa sehingga akibatnya dia akan dihalangi dari melaksanakan qiyamul lail”. (Al Ihya : 10/442).

Sufyan Ats-Tsauri berkata : “Aku tak dapat melaksanakan qiyamul lail disebabkan perbuatan dosa yang kulakukan 5 bulan yang lalu”. (Hilyatul Auliya : 7/17).

Fudhail bin Iyadh berkata : “Apabila engkau tidak mampu melaksanakan qiyamul lail dan puasa pada siang hari, maka itu akibat dari perbuatan dosa yang engkau lakukan”. (As Siyar : 8/435).

Itulah gambaran para salaf. Mereka mengetahui hal-hal yang dapat membuat jiwa terhalang untuk berbuat kebajikan, kerana mereka selalu bermuhasabah.

Orang yang selalu bermuhasabah ibarat orang yang terkena penyakit namun ia telah mengetahui ubatnya. Tinggal apakah ia mau memakan ubat tersebut walau pahit rasanya, atau lebih memilih tidak memakan ubat yang pahit untuk kesenangan sementara.
Jika ia memilih tidak mau memakan ubat kerana pahitnya, dan lebih memilih sakit saja, maka merugilah ia kerana kesembuhan tidak ternilai harganya..
Back to top
View user's profile Visit poster's website
saip
Banned User



Joined: Dec 28, 2009
Posts: 3703
Location: johor,malaysia

PostPost subject: Re: Muhasabah
Posted: Mon May 10, 2010 2:52 pm
Reply with quote

haruslah kita berfikir rasional sebelum membuat sesuatu tindakan Smile ...
_________________
Beli Buku kami:

Pendakwah harus merasa kesakitan sebelum di puji.
Back to top
View user's profile Visit poster's website
ummimq
Moderator



Joined: Jun 26, 2008
Posts: 5902

PostPost subject: Re: Muhasabah
Posted: Mon May 10, 2010 4:18 pm
Reply with quote

Bila kita bermuhasabah kita akan merasakan kekerdilan diri kerana memerlukan amat sangat rahmat Illahi. Nikmat yang ditaburkan Allah kepada kita tidak dihargai bila kita seringkali melakukan dosa dan maksiat kepada-Nya.

Jadilah insan yang bersyukur dengan bangun berqiamulayl ataupun solat dhuha serta melakukan kebajikan walau sekedar membuang duri dijalanan.

WA
Back to top
View user's profile
Ad-Dean
Student L7



Joined: Mar 28, 2010
Posts: 1881
Location: Malaysia

PostPost subject: Re: Muhasabah
Posted: Tue May 18, 2010 4:49 am
Reply with quote

bagaimana ingin menguatkan keimanan kita?sedangkan sudah berdoa,solat.apakah masih kurang?atau dalam ibadat itu,terdapat kesalahan? Cry
bagaimana ingin melawan nafsu,tatkala berada dalam satu situasi yang tak boleh di elakkan?situasi di mana dapat membangkitkan nafsu kita..susah... Cry

_________________
Mengumpat berdosa.
Back to top
View user's profile
KhiLafaH
Banned User



Joined: May 15, 2010
Posts: 84

PostPost subject: Re: Muhasabah
Posted: Tue May 18, 2010 5:13 am
Reply with quote

memuhasabah diri dan memuhasabah org lain bila nampak kesalahan yang mereka tengah dan sedang lakukan...
Back to top
View user's profile
abu_usamah
Moderator



Joined: Jun 24, 2008
Posts: 9944
Location: Tampin N9

PostPost subject: Re: Muhasabah
Posted: Tue May 18, 2010 5:31 am
Reply with quote

Sudah hampir masuk waktu Zuhur, marilah kita ke masjid, agar kita ini benar-benar menjalankan tugas sebagai Khalifah di muka bumi.
Back to top
View user's profile Visit poster's website Yahoo Messenger
Ad-Dean
Student L7



Joined: Mar 28, 2010
Posts: 1881
Location: Malaysia

PostPost subject: Re: Muhasabah
Posted: Tue May 18, 2010 5:55 am
Reply with quote

ya Allah ;( Cry
_________________
Mengumpat berdosa.
Back to top
View user's profile
Igun
Ilmuwan



Joined: Jan 24, 2010
Posts: 984

PostPost subject: Re: Muhasabah
Posted: Tue May 18, 2010 6:34 am
Reply with quote

Ad-Dean wrote:
bagaimana ingin menguatkan keimanan kita?sedangkan sudah berdoa,solat.apakah masih kurang?atau dalam ibadat itu,terdapat kesalahan? Cry
bagaimana ingin melawan nafsu,tatkala berada dalam satu situasi yang tak boleh di elakkan?situasi di mana dapat membangkitkan nafsu kita..susah... Cry

Saudaraku Ad-Dean -semoga selalu diberkati Allah-

Itulah kodrat manusia sebagai makhluk yang lemah, yang senantiasa lalai dan lupa bahwa diatas sana ada Dzat Yang Maha Mengawasi perbuatan hamba-hambaNya.

Jika ada pepatah yang mengatakan : “Keledai tidak jatuh ke dalam lubang yang sama 2 kali”, tetapi yang terjadi pada manusia adalah “Selalu jatuh dalam kesalahan yang sama berkali-kali”.

Namun hal tersebut janganlah membuat kita berputus asa dari rahmat Allah Ta’ala. Senantiasalah bertaubat dan selalu berusaha melawan hawa nafsu. Dan ingatlah selalu bahwa kita mempunyai Rabb Yang Maha Pengampun yang telah berfirman dalam surah Az-Zumar [39] ayat 53 :
“Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

Dan di ayat lainnya Allah Ta’ala berfirman :
“Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (QS. AN-Nisa’[4] : 110).

Ini adalah pandangan ana peribadi sekaligus nasihat buat ana sendiri…
Back to top
View user's profile Visit poster's website
Ad-Dean
Student L7



Joined: Mar 28, 2010
Posts: 1881
Location: Malaysia

PostPost subject: Re: Muhasabah
Posted: Tue May 18, 2010 7:56 am
Reply with quote

ye,..sy sedih.hidup yang bermacam pengalaman dan cabaran.mohon di beri kekuatan,ya Allah Cry
_________________
Mengumpat berdosa.
Back to top
View user's profile
Igun
Ilmuwan



Joined: Jan 24, 2010
Posts: 984

PostPost subject: Re: Muhasabah
Posted: Thu May 20, 2010 9:19 pm
Reply with quote

BEKAL UNTUK AKHIRAT


Al-Imam Ibnul Jauzi dalam kitabnya “Shifatush Shafwah” menukil perkataan Syumaith bin Ajlan yang berkata : “Manusia ada 2 golongan. Ada golongan yang mencari bekal di dunia untuk persiapan di akhirat, dan golongan lainnya hanya bersenang-senang di dunia. Maka tanyakanlah pada dirimu sendiri : termasuk golongan manakah anda?”

Sungguh banyak manusia pada saat ini yang menyia-nyiakan waktunya. Terbuai dengan badan yang sehat dan waktu yang lapang, sehinggakan sibuk dengan keindahan dunia. Ia mengira akan hidup lama dan menyangka waktu yang telah dihabiskannya tidak akan dihisab pula. Padahal, mungkin saja kain kafannya telah siap sedia dan malaikat maut telah berdiri disampingnya.

Seorang penyair berkata dalam kitab “Mawarid Az-Zam’an li Durus Az-Zaman” :
“Engkau berangan-angan panjang di bumi
Padahal tidak diketahui apa yang akan terjadi
Bila gelap malam telah menyelimuti
Masih hidupkah engkau esok hari ?
Betapa banyak orang yang sehat tiba-tiba mati
Tanpa sebab yang dapat diketahui
Dan betapa banyak orang yang sakit ingin mati
Tetapi ia masih hidup hari demi hari”


Berusahalah menjadi manusia yang tamak dengan amal akhirat, bukan tamak dengan kehidupan dunia. Teladanilah para salafus shaleh yang ketika sakaratul maut pun mereka masih ingin terus berbuat kebajikan. Dalam kitab “Siyar A’lam an-Nubala”, Qatadah menceritakan, ketika Amir bin Abi Qais at-Tamimi menjelang wafat, beliau menangis. Kemudian beliau ditanya : “Apa yang membuatmu menangis?”. Ia menjawab : “Aku menangis bukan kerana takut mati dan cinta dunia. Yang membuatku menangis kerana aku tidak dapat berpuasa di siang hari dan melaksanakan solat di malam hari lagi”.

Maka dengan umur yang masih tersisa ini, perbanyaklah mengumpulkan bekal untuk akhiratmu wahai saudaraku. Kerana kehidupan yang sebenarnya adalah di akhirat sana, dan penyesalan di akhirat tiada lagi gunanya. Dalam kitab “Jami’ul wal Hikam”, Ali bin Abi Thalib r.a berkata : “Masa hidup di dunia adalah untuk beramal, dan belum akan dihisab. Sedangkan kehidupan berikutnya adalah masa untuk dihisab, dan sudah tertutup untuk beramal”.

Dan tak ada peringatan yang lebih sempurna selain firman Allah Ta’ala :
“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megahan antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani, kemudian tanaman menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu”. (QS.Al Hadid [57] : 20)
Back to top
View user's profile Visit poster's website
Talhah
Moderator



Joined: Aug 19, 2008
Posts: 2639

PostPost subject: Re: Muhasabah
Posted: Fri May 21, 2010 1:44 am
Reply with quote

Jazakallah ya Akhi...
Back to top
View user's profile Visit poster's website
Igun
Ilmuwan



Joined: Jan 24, 2010
Posts: 984

PostPost subject: Re: Muhasabah
Posted: Fri Jun 04, 2010 1:13 am
Reply with quote

SAUDARAKU, KEMANAKAH KAU BELANJAKAN HARTAMU ?

Tabiat manusia adalah mencintai harta. Maka diantara ujian yang diberikan Allah Ta’ala adalah sanggupkah kita membelanjakan harta di jalan-Nya ? Ataukah kita terlalu sayang dengan harta yang sebenarnya hanya pinjaman saja ?

Kenyataan yang menghairankan adalah sebagian manusia sangat ‘ringan tangan’ jika membelanjakan hartanya untuk urusan dunia. Tetapi sebaliknya, jika untuk urusan agama maka tangannya akan memegang kuat-kuat hartanya, takut ianya berkurang walau hanya beberapa ‘cent’ sahaja.

Belum sampaikah berita kepadanya bahwa Allah Ta’ala akan mengganti harta yang disedekahkannya :
“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya, dan Dia-lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya”. (QS. Saba’ [34] : 39).

Bahkan Allah berjanji akan mengganti sampai dengan 700 kali lipat bahkan dengan bilangan tak terhingga :
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (QS. Al Baqarah [2] : 261).

Jika demikian, apalah gunanya terus menahan harta, kerana harta betapapun banyaknya adalah suatu yang fana. Sebagaimana seorang penyair yang berkata :
"Terlihat olehku sang waktu berputar tak seirama
Tak ada kesedihan maupun kesenangan yang lama
Raja-raja telah berlumba-lumba membangun istana
Tapi kelak raja maupun istananya tak ada yang tersisa"


Penyair lainnya berkata pula :
"Apalah artinya banyaknya harta seseorang
Jika ia mati pun hanya membawa kain kafan
Biarlah di dunia ia kedekut kerana kecintaan terhadap wang
Di akhirat nanti ia tetap menghadapi hisab dan perhitungan"
Back to top
View user's profile Visit poster's website
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic   Printer Friendly Page    Forum Index Kaunseling Islam
Page 1 of 4
All times are GMT + 8 Hours
Go to page 1, 2, 3, 4  Next



Jump to:  


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum
You cannot attach files in this forum
You cannot download files in this forum


Toggle Content Hadith Today
Sesungguhnya satu kaum membawa kepada kami daging yang kami tidak tahu mereka menyebut nama Allah atau tidak? Adakah kami boleh memakannya atau tidak? Sabda Nabi s.a.w.: “Kamu sebutlah nama Allah dan makanlah

-- HR. Bukhari

Toggle Content Pautan Pilihan




Toggle Content Main Menu
 Home Community Members options Forums Search Web Affiliates

Toggle Content Top 10 Download
  1: Tafsir Ibnu Katsir Juz 1
  2: Shahih Sunan Ibnu Majah, Jilid 3
  3: Quran Flash (Tajweed)
  4: Hadith E-Book
  5: Al-Bidayah wa Nihayah, Masa Khulafaur Rasyidin
  6: Tafsir Ibnu Katsir Juz 2
  7: Tafsir Ibnu Katsir Juz 4
  8: Tafsir Ibnu Katsir Juz 3
  9: Quran Explorer
  10: Al-Raheeq al-Makhtum

Toggle Content User Info

Welcome Anonymous

Nickname
Password

Membership:
Latest: krolnaim
New Today: 0
New Yesterday: 0
Overall: 6806

People Online:
Members: 0
Visitors: 67
Bots: 0
Total: 67
Who Is Where:

Staff Online:

No staff members are online!

Toggle Content Top Posters
   thtl 
 Posts: 
 45516 

   FATHI 
 Posts: 
 14197 

   NAZ 
 Posts: 
 12875 

   Ibn_Firdaus 
 Posts: 
 11753 

   mustaqill 
 Posts: 
 11488 

   abu_usamah 
 Posts: 
 9944 


   kayrollz 
 Posts: 
 7919 

   mfauzy 
 Posts: 
 7045 

   Muhammady7 
 Posts: 
 6957 

   AqilHaq 
 Posts: 
 6825 

   Abu_Imran 
 Posts: 
 6735 

   Mohd.Ikram 
 Posts: 
 6613 

   Athma_Godam 
 Posts: 
 6591 

   ummimq 
 Posts: 
 5902 

   abuQays 
 Posts: 
 5779 

   Abuputri2 
 Posts: 
 5724 

   cikgurahim 
 Posts: 
 5033 

   abulwafaa 
 Posts: 
 4962 


   abdullah_ameen 
 Posts: 
 4444 

   abuirfan 
 Posts: 
 4409 

   iman_taqwa 
 Posts: 
 4391 

   alak 
 Posts: 
 4351 

   Yusof 
 Posts: 
 4213 



The logos and trademarks used on this site are the property of their respective owners
We are not responsible for comments posted by our users, as they are the property of the poster